Skip to content

PA-payakumbuh

Beranda arrow Publikasi Data
.:. KEGIATAN PERDANA PA PAYAKUMBUH DI BULAN SUCI RAMADHAN 1435 H | PA PAYAKUMBUH JUMAT BERSIH | LAGI , PA PAYAKUMBUH DIEKSPOS | TIM BAWAS MAHKAMAH AGUNG RI EXPOSS PA PAYAKUMBUH | PA PAYAKUMBUH DIKUNJUNTIM BAWAS MAHKAMAH AGUNG RI EXPOS PA PAYAKUMBUH I | PELEPASAN MAHASISWA MAGANG IAIN IMAM BONJOL PADANG DI PA PAYAKUMBUH Kamis, 06/03/2014 bertempat dir | PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW OLEH DHARMAYUKTI KARINI CABANG PAYAKUMBUH | PA PAYAKUMBUH LANTIK WAKIL KETUA DAN HAKIM BARU | HAKIM PA PAYAKUMBUH UCAPKAN SALAM PERPISAHAN | PENGADILAN AGAMA PAYAKUMBUH GELAR ACARA PELANTIKAN DAN PELEPASAN WAKIL PANITERA | KETUA PA PAYAKUMBUH SAMPAIKAN HASIL RAKORDA PTA PADANG | PELEPASAN SISWA PRAKERIN SMK N 1 PAYAKUMBUH DI PENGADILAN AGAMA PAYAKUMBUH | BIMBINGAN DAN PENGAWASAN OLEH TIM PENGAWAS BIDANG PTA PADANG DI PENGADILAN AGAMA PAYAKUMBUH | BIMBINGAN TEKNIS JURNALISTIK PERDANA PTA PADANG | Dharmawisata 2013 | Bimwas 2013 | Pemeriksaan BNN | IKB Payakumbuh | RAT KPN 2012 | Pelantikan dan Pelepasan Hakim | Pembinaan dan Pengawasan Semester II | Pelepasan Hakim | Halal Bi Halal dan Pelepasan Hakim | Marhaban Ya Ramadhan | Pembinaan dan Pengawasan 2012 | IKAHI | Dharmayukti | Diskusi SIADPA | Maulid Nabi S.A.W | Kunjungan PA. Sawahlunto | Dharmayukti | Maulid Nabi | Pengambilan Sumpan dan Pelantikan | Studi Banding | Kunjungan PA Rengat | Studi Banding | Bagi-Bagi Buku | Perpisahan | Antusias Ajakan Dirjen Badilag | Apresiasi Pengadilan Tinggi Agama Padang | Pembinaan dan Pengawasan di Pengadilan Agama Payakumbuh | Implementasi Aplikasi SIADPA/SIADPA Plus | AKANKAH WTP BISA KUGENGGAM? | Negara Sangat Mendukung Prodeo, Sidang keliling dan Posbakum | Implementasi TI Peradilan Agama Dapat Apresiasi Positif | Pelantikan dan Perpisahan | Strategi MA Bantu Masyarakt Miskin | Kunjungan Ketua PTA Padang | Sindikat Pembuat Akta Cerai Terbongkar | Maksimalkan website untuk transparansi | MOU PA Payakumbuh dan IAIN IB | Pelantikan Hakim Agung | Pelelangan PA Payakumbuh | Kegiatan Dharmayukti Karini | Pembinaa PTA Padang | Pentingnya Pengelolaan Keuangan | Ketua MA Melantik 12 Ketua PTA | Hakim harus pede publikasikan putusan | Pembekalan Pelayanan Informasi MA |.:.

Hikmah Hari Ini :Surat Ath Thalaaq, Ayat 7

لِيُنْفِقْ ذُو سَعَةٍ مِنْ سَعَتِهِ وَمَنْ قُدِرَ عَلَيْهِ رِزْقُهُ فَلْيُنْفِقْ مِمَّا آتَاهُ اللَّهُ لا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلا مَا آتَاهَا سَيَجْعَلُ اللَّهُ بَعْدَ عُسْرٍ يُسْرًا

hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. dan orang yang disempitkan rezkinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan sekedar apa yang Allah berikan kepadanya. Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan
Sindikat Pembuat Akta Cerai Terbongkar PDF Cetak E-mail
Dimuat Oleh Administrator   
Rabu, 02 Juni 2010

MESKI SINDIKAT PEMALSU AKTA CERAI TERBONGKAR, PA HARUS TETAP WASPADA

Jakartal badilag.net
palsu_akta2.jpg

DitjenBadilag Mahkamah Agung memberikan perhatian serius terhadap beredarnyaAkta Cerai palsu di sejumlah daerah, khususnya yang berada di wilayahPriangan Timur, Jawa Barat, yang meliputi kabupaten Ciamis,Tasikmalaya, Garut dan Kota Banjar. Meski sindikat pembuat Akta Ceraipalsu di daerah ini telah terbongkar, Dirjen Badilag Wahyu Widianaberharap agar warga Peradilan Agama tetap waspada.

Bilaterdapat indikasi beredarnya Akta Cerai palsu, PA harus pro-aktif.Koordinasikan dengan PTA dan Ditjen Badilag. Bila perlu, buatlahlaporan resmi kepada pihak kepolisian,” tandas Dirjen Badilag, dikantornya, Senin (31/5/2010).

MenurutDirjen Badilag, beredarnya Akta Cerai palsu sangat merugikan lembagaperadilan. “Tanda tangan aparat peradilan dipalsukan, blanko Akta Ceraidipalsukan, dan putusan serta penetapan PA dipalsukan. Karenanya harusdiusut tuntas,” tegasnya.

Pada19 Mei 2010, tiga anggota sindikat pemalsu Akta Cerai divonis bersalaholeh majelis hakim Pengadilan Negeri Ciamis. Mereka adalah Ade Mamat(45), Budi Supriadi (39) dan Endin Sutara (67). Ketiganya terbuktimelanggar Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan. Mereka dihukum masing-masing 4 bulan penjara.

 

“Terbongkarnyakasus ini berkat laporan warga yang merasa dirugikan secara langsungoleh sindikat tersebut,” ujar hakim dan pejabat humas PA Ciamis, Drs.Anang Permana, SH, MH, di kantornya, Kamis (27/5/2010).

Jejaksindikat pemalsu Akta Cerai ini mulai terendus di Desa Neglasari,Pamarican, Ciamis, akhir tahun 2009 lalu. Ini bermula ketika Sariyah(52) meminta tolong kepada amil (pembantu penghulu di desa) bernamaMaman Mansur (66), untuk mengurus percerian dengan suaminya, Oyo (55).Untuk keperluan tersebut, Maman menerima Rp1,2 juta. Hanya dalam waktudua bulan, Maman berhasil mendapatkan Akta Cerai beserta salinanpenetapan ikrar talak, lalu menyerahkannya kepada Sariyah. 

Takberselang lama, keluarga Sariyah yang kebetulan bekerja di sebuah PAmendapati beberapa kejanggalan pada Akta Cerai Nomor1023/AC/2009/PA.Cms dan Penetapan Nomor 0843/Pdt.G/2009/PA.Cmstersebut. Setelah dicek di PA Ciamis, ternyata Akta Cerai dan Penetapantersebut memang palsu. Pihak PA Ciamis menyatakan, Akta Cerai dengannomor tersebut adalah milik pihak lain.

Setelah ditelusuri, ternyata Maman tidak pernahmendaftarkan perkara ini ke PA Ciamis. Dia meminta bantuan Ade Mamat,warga Desa Mekarmukti, Cisaga, Ciamis. Menurut Maman, Ade Mamat sudahterbiasa mengurus perceraian. Selain itu, biaya yang diminta Ade Mamatlebih murah daripada biaya yang dipatok pengacara. Untuk perkaraperceraian tanpa sengketa lain, Ade Mamat meminta Rp600 ribu.

Merasadirugikan oleh ulah Ade Mamat, pada 14 Januari 2010 Maman melaporkannyake Polres Ciamis. Setelah mengembangkan penyelidikan, polisi menemukanfakta bahwa ketiga tersangka memiliki peran berbeda-beda. Ada yangmendesain, mencetak blangko, dan jadi pengedar.

Ketikakasus ini disidangkan, pihak PA Ciamis juga dilibatkan. Pansek PACiamis, H. Aan Iskandar, SH, MH, bertindak selaku ahli. Dia memaparkanperbedaan antara Akta Cerai asli dan Akta Cerai palsu.

Setelahkasus ini terbongkar, jumlah perkara perceraian di PA Ciamis melonjakcukup tinggi. Biasanya, jumlah perkara yang diterima sebulan sekira300-an. Kini, rata-rata perkara sebulan mencapai 400. Bahkan pada bulanMaret lalu melejit hingga 513 perkara.

“Sebenarnyakami tidak berharap angka perceraian yang disidangkan di PA jadimeningkat. Namun demi kepastian hukum, masyarakat mau tidak mau memangharus menyelesaikan perkara perceraiannya di muka pengadilan, bukanmelalui sindikat pemalsu Akta Cerai,” Dirjen Badilag menegaskan.

 

Add comment


Security code
Refresh

< Sebelumnya   Berikutnya >
Advertisement
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator

Mahkamah Agung RI

Mahkamah Agung RI
transparent
Badilag
transparent
Badilum
transparent
Badimiltun

Layanan MA RI

Legislasi
transparent
Putusan
transparent
Pembaruan
transparent
Pengaduan
transparent
Kode Etik
transparent
KHES
transparent
Asianlii

Poling

Apakah situs web ini sudah mengimplementasikan transparansi sesuai SK KMA No. 144 Tahun 2007?
 

Berita

Berita PA Payakumbuh
Berita PA Payakumbuh